Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ketaatan Menghasilkan Mujizat | Renungan Motivasi Kristen

motivasikristen.com

KETAATAN MENGHASILKAN MUJIZAT

Bacaan Alkitab: (Yohanes 15:16)

“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu, dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikannya kepadamu.”

Seberapa pentingkah ketaatan bagi anda? Kebanyakan orang memang memilih taat kepada manusia dibanding kepada Allah. Alasannya adalah karena manusia dapat dilihat dengan mata dan Tuhan tidak kelihatan. Taat adalah mengikuti aturan-aturan yang ada. Contohnya saja, ketika ada larangan untuk membuang sampah, apakah anda sudah menaatinya? Memang sangat mudah untuk mengucapkan teori namun sangat sulit untuk mempraktekkannya. 

Sebagai orang percaya ketaatan kita sering dikalahkan dengan suatu cobaan yang kita hadapi. Apakah anda selalu mengeluh dengan pergumulan hidup yang anda alami? Jika ya maka anda adalah orang yang belum percaya kepada Tuhan Yesus secara totalitas. Mengapa? Tahukah anda jika status kita adalah pengikut Kristus (Kristen), maka tugasnya adalah berserah dan berdoa, bukan hidup dengan keluhan dan kekuatiran. “Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi,” (Yosua 1:9).

Tidak apa-apa kalaupun hanya satu atau dua kali kita mengeluh atau hanya masalah-masalah tertentu yang membuat kita terus bertanya dimanakah janji dan kasih Tuhan? Dimanakah mujizat-Nya bagi kita yang percaya? Namun kalaupun setiap masalah kecil maupun besar kita selalu mengeluh dan menanyakan janji dan mujizat-Nya, maka dapat disimpulkan bahwa kita adalah pribadi yang belum percaya Yesus dengan sepenuhnya. "Tuhan adalah kekautanku dan perisaiku, kepada-Nya hatiku Percaya, aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyayianku aku bersyukur kepada-Nya." (Mazmur 28:7)

Tidak ada gunanya kita larut dalam kesedihan dan pengeluhan, semua percuma, yang harus kita lakukan adalah bersyukur untuk pergumulan hidup yang didapati. Memang berat rasanya untuk selalu bersyukur dalam keadaan hidup yang begitu pahit, tetapi inilah suatu perintah kepada kita sebagai anak-anak-Nya. "Mengucap syukurlah dalam segala hal, karena itulah yang dikehendaki Allah dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tesalonika 5:18).

Jangan takut jika hidupmu menemui jalan buntu, jangan takut bila persoalanmu semakin besar dari waktu ke waktu. Selama kita berserah, Tuhan ada didekat kita, Mujizat-Nya masih ada bagi kita yang selalu berseru kepada-Nya. Mujizat masih ada bagi orang yang mampu bersyukur dalam segala keadaan hidup. Percayalah, kunci seseorang mengalami suatu mujizat dari Tuhan adalah melalui ujian terhadap imannya, dalam proses tersebut Tuhan akan menilai apakah ketataan pada kehendak Tuhan masih tetap dijalankan atau justru berpaling meninggalkan Tuhan, dengan mencari jalan-jalan lain diluar kehendak-Nya untuk mengeluarkan diri dari berbagi persoalan yang dihadapi. 

Apabila kita lulus ujian dengan tetap taat maka sebesar apapun masalah hidup yang kita alami akan digantikan Tuhan dengan berkat yang melimpah. Inilah buah ketaatan hidup kita. Dan pada ujian ini banyak orang Kristen yang gagal dan mendapatkan nilai rendah dari Tuhan, yang membuat mereka tetap ada dalam lingkaran masalah setiap saat.

Inilah janji Tuhan, kepada anda dan saya, sehingga berhentilah hidup dalam kekuatiran dan ketakutan, percayalah kepada janji-Nya, selama nafas kita dipakai untuk memuliakan Tuhan, maka mujizat dari Tuhan Yesus senantiasa hadir dalam hidup kita. “Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; dihadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, ditangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.“ (Mazmur 16:11).

Doa: Ya Tuhan. Berkatilah keluargaku, dan jahuilah yang jahat dari pada kami.


Post a Comment for "Ketaatan Menghasilkan Mujizat | Renungan Motivasi Kristen "