Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tujuan Akhir Dari Sebuah Doa Bukan Jawaban, Tetapi Keintiman I Motivasi Kristen

Banyak orang datang kepada Tuhan hanya saat membutuhkan sesuatu. Ketika sakit, kita berdoa meminta kesembuhan. Ketika kesulitan ekonomi datang, kita meminta jalan keluar. Ketika hati terluka, kita meminta penghiburan. Tidak salah meminta kepada Tuhan, sebab Dia adalah Bapa yang peduli kepada anak-anak-Nya. Tetapi sering kali manusia lupa bahwa tujuan terbesar dari doa bukanlah sekadar mendapatkan jawaban, melainkan membangun keintiman dengan Tuhan.

Ada kalanya doa dijawab cepat. Ada kalanya Tuhan membuat kita menunggu. Bahkan ada doa yang dijawab dengan cara yang tidak kita inginkan. Namun di balik semua itu, Tuhan sebenarnya sedang menarik kita lebih dekat kepada-Nya. Sebab Tuhan tidak hanya ingin memberikan berkat-Nya, tetapi juga menghadirkan diri-Nya dalam hidup kita.

Kadang Tuhan mengizinkan doa belum terjawab supaya kita belajar tinggal lebih lama di hadirat-Nya. Sebab jika semua doa langsung dikabulkan, mungkin manusia hanya akan mencari tangan Tuhan, bukan hati Tuhan. Kita akan lebih sibuk mengejar jawaban daripada mengenal Pribadi yang menjawab doa.

Doa yang dewasa bukan lagi tentang:
“Tuhan, berikan apa yang aku mau.”
Tetapi:
“Tuhan, sekalipun aku belum menerima apa yang aku minta, jangan biarkan aku jauh dari-Mu.”

Keintiman dengan Tuhan lahir bukan dari kehidupan yang selalu mudah, tetapi dari air mata, penantian, pergumulan, dan percakapan yang terus-menerus dengan-Nya. Dalam doa, Tuhan membentuk hati manusia. Doa bukan sekadar tempat meminta, tetapi tempat manusia diubahkan.

Mungkin hari ini ada doa yang belum dijawab. Jangan kecewa terlalu cepat. Bisa jadi Tuhan sedang memberikan sesuatu yang lebih besar daripada jawaban, yaitu hubungan yang lebih dalam dengan-Nya. Sebab jawaban doa bisa membuat kita senang untuk sementara, tetapi keintiman dengan Tuhan memberi kekuatan untuk seumur hidup.

“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.”  Yakobus 4:8

Ketika seseorang benar-benar intim dengan Tuhan, ia mulai sadar bahwa damai terbesar bukan saat semua masalah selesai, melainkan saat ia tahu bahwa Tuhan tetap berjalan bersamanya. Karena pada akhirnya, tujuan tertinggi doa bukan tentang apa yang kita terima dari Tuhan, tetapi tentang seberapa dekat kita hidup dengan-Nya.

Posting Komentar untuk "Tujuan Akhir Dari Sebuah Doa Bukan Jawaban, Tetapi Keintiman I Motivasi Kristen "