Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kecurigaan Seorang Satpam | Renungan Motivasi Kristen

www.motivasikristen.com

"Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus."

(Ibrani 2:1)

Di sebuah minimarket, siang itu seorang petugas keamanan (Satpam) mencurigai seorang ibu yang sedang hamil.

Gerak-gerik ibu hamil tersebut selalu ia awasi. Kemana pun ibu tersebut berjalan, ia selalu mengikutinya dari jarak tertentu.

Kecurigaannya sangatlah besar. Ia memastikan bahwa yang ia curiga itu tidaklah meleset melainkan benar.

"Ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Pekerjaannya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga." (1 Tiomotius 6;4)

Sesampainya di kasir, ia lalu menarik dan menggelandang ibu tersebut menuju ruang pemeriksaan. Ia menyangka ibu tersebut telah menyembunyikan barang-barang di balik pakaian yang dikenakannya.

Dengan wajah merah tanda malu kepada pengunjung, ibu hamil tersebut menuruti ajakan satpam, meskipun sebelumnya ia sudah menyampaikan pembelaan, tetapi tidak digubris sang satpam.

Akan tetapi, setelah diadakan penggeledahan di seluruh tubuhnya, ternyata prasangka satpam tidak terbukti sama sekali. 

Akhirnya dengan perasaan malu, beberapa orang satpam pria dan wanita hanya bisa mengucapkan permohonan maaf kepada ibu tersebut.

Ternyata ibu tersebut telah menjadi korban ketidakhati-hatian satpam dan dipermalukan di depan umum.

Saudaraku apa yang dapat kita belajar dari kisah satpam dan seorang ibu hamil tersebut?

Sebenarnya kecurigaan tidaklah dilarang, tetapi menuduh tanpa bukti akan menimbulkan permasalahan bagi pihak yang menuduh. 

Menyelesaikan suatu tugas pekerjaan haru penuh hati-hati dan teliti sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Tuhan pun menginginkan kita semua untuk lebih teliti dalam segala hal agar tidak hanyut dalam kesalahan dan permasalahan yang besar. Kesalahan yang disebabkan ketidaktaatan akan mendapatkan balasan yang setimpal.

"Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal." (Ibrani 2:1-2).Tuhan memberkati

Posting Komentar untuk "Kecurigaan Seorang Satpam | Renungan Motivasi Kristen"