Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berikan Hati Yang Hancur Sebagai Persembahan Kepada Tuhan | Renungan Motivasi Kristen

motivasikristen.com

BERIKAN HATI YANG HANCUR SEBAGAI PERSEMBAHAN KEPADA TUHAN

Bacaan Alkitab: (Mazmur 51:19)

“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kau pandang hina, ya Allah.”

Sahabatku yang terkasih, tidak sedikit dari kita yang menjalani hidup dimasa muda berpendapat bahwa jika seseorang jatuh kedalam dosa, maka ia harus semakin berusaha untuk hidup kudus.

Dengan menggunakan cara seperti rajin kegereja, berpuasa, baca alkitab dan sebagainya bahkan lebih ironisnya lagi, ia harus mempersembahkan korban yang lebih banyak berupa uang maupun tenaganya.

Namun ketika ia sudah berusaha melakukannya untuk hidup kudus lalu gagal lagi, maka semakin ia berusaha semakin ia merasa bahwa yang dilakukannya adalah sia-sia dan membuat ia frustasi.

Pada akhirnya ia lebih nyaman untuk melakukan dosa terus menerus dalam hidupnya.

Latar belakang dari pemazmur dalam bacaan ini adalah kejatuhan Daud kedalam dosa dengan Batsyeba. 

Tidak hanya sampai disitu, Daud juga melakukan dosa yang sangat keji yaitu membunuh Uria, suami Batsyeba untuk menutupi perzinahannya.

Namun Tuhan tidak mau membiarkan Daud untuk terus menerus hidup dalam dosa.

Sehingga melalui nabi Natan, Tuhan menegurnya. saat mendapat teguran Daud tidaklah marah kepada Natan, tetapi hati Daud sangatlah hancur karena menyadari bahwa apa yang dilakukannya sudah menyakiti hati Tuhan.

Yang dilakukan Daud adalah datang kepada Tuhan dengan pengakuan dan penyesalan yang sangat dalam (Mazmur 51:3) “Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmatMu yang besar!

Kehancuran hati Daud inilah yang di pandang Allah sebagai korban sembelihan yang berkenan pada-Nya dan sekaligus tanda bahwa Daud telah mendapat pengampunan dari Allah.

Dalam kehidupan kita sebagai anak muda, disaat kita telah melakukan dosa dan pelanggaran lalu kita ditegur oleh Tuhan melalui sesama kita baik itu keluarga, teman, atau siapa saja yang di pakai Tuhan untuk membuat kita menyadari kesalahan kita.

Seringkali Tuhan menegur kita dengan cara mengambil sesuatu yang sangat kita sayangi mungkin itu harta kita, orang tua kita, atau pasangan kita sehingga kita merasa hancur dan patah hati.

Saat itu semua Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita, kita marah dan memberontak, akhirnya kita merasa seperti sedang dihakimi sehingga kita malu datang kepada Tuhan untuk memohon ampun tetapi kita malah menjauh dari Tuhan.

Semakin kita menarik diri untuk menjauh dari Tuhan, iblis semakin leluasa untuk menguasai kehidupan kita. Lalu kita tidak lagi mau hidup dalam kebenaran tetapi terus hidup dalam dosa.

Tetapi belajar dari Daud yang ketika ia ditegur Tuhan melalui Natan, Daud langsung merendahkan diri dan datang kepada Tuhan untuk  memohon belas kasihan dari Tuhan.

Sahabatku yang terkasih, percayalah Tuhan tidak akan menolak hati yang patah dan remuk bahkan jiwa yang hancur sekalipun.

Ketika kita datang kepada Tuhan dengan penuh penyesalan dan kesedihan karena dosa dan pelanggaran maka Tuhan dengan penuh belas kasihan akan mengampuni dosa kita dan memulihkan kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

(Yesaya 1:28) “Sekalipun dosamu merah seperti kermizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumbah, akan menjadi putih seperti bulu domba).Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Doa:

Ya Tuhan. Ampunilah aku, jika aku telah melakukan hal yang menyakiti hatimu.

 


Posting Komentar untuk "Berikan Hati Yang Hancur Sebagai Persembahan Kepada Tuhan | Renungan Motivasi Kristen "