Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Percayalah Pada Waktu TUHAN | Renungan Motivasi Kristen

motivasikristen.com

Percayalah Pada Waktu Tuhan

Bacaan Alkitab: (Mazmur 37:3-4)

“Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu “

Ketidaksabaran sering kali menjadi penyebab utama mengapa kita tidak mengalami penggenapan janji Tuhan.  Kita selalu tergesa-gesa dan tidak sabar dalam menantikan waktu Tuhan sehingga semuanya menjadi berantakan!  Kita selalu ingin mendapatkan hasil secara instan atau serba cepat.  Tapi harus kita ingat bahwa waktu kita bukanlah waktu Tuhan!  Tuhan bekerja sesuai dengan waktu-Nya sendiri, dan yakinlah bahwa "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,"  (Pengkhotbah 3:11a).

Dalam perjanjian lama juga menceritakan ketidaksabaran Saul. Ia ditolak menjadi raja Israel karena ketidaksabarannya menantikan waktu Tuhan. Hal ini juga di alami oleh kita sebagi orang percaya masa kini.  kita sering kecewa dan marah kepada Tuhan karena bagi kita waktu Tuhan untuk menjawab dan bekerja dalam hidup kita sungguh sangat lamban sekali terjadi? Mungkin kita kecewa dan marah serta frustasi dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada Tuhan ; “Tuhan, kapan engkau akan bertindak?” “Tuhan, kapan aku akan bertemu dengan pasangan hidupku?”

“Tuhan, kapan sema impianku ini terwujud?” “Tuhan, kapan usahaku akan berhasil?”. Kita tidak sanggup untuk lebih sabar lagi menantikan jawaban dan tindakan Tuhan. Memang menunggu atau menantikan adalah kegiatan yang sangat membosankan. Apalagi kita harus bersabar dan terus bersabar menantikan sesuatu yang belum pasti.  Siapa yang tidak pernah diperhadapkan dengan aktifitas menunggu? Pasti sangat membosankan dan menyebalkan apalagi yang kita tunggu tidak tepat janji atau malah kita tidak tahu pasti waktu datangnya.

            Kita tidak ingin menunggu dan bersabar, malah kita akan berusaha untuk semua hal berada dalam kendali kita. Jikalau kita yang memegang kendali maka kita dapat menentukan waktu akan memulai, beristirahat, mengakhiri, datang atau pergi, sesuka kita. Namun kita tidak berdaya ketika kita tidak memiliki daya atau kuasa untuk dapat mengendalikannya. Apa yang harus kita lakukan?

            Dalam hal menunggu kita harus belajar dari Daud. Ia menunggu atau menantikan waktu yang tepat, yaitu waktu Tuhan. Dalam menunggu waktu Tuhan, Daud tidak melakukan tindakan-tindakan yang jahat maupun keliru, namun dengan sabar tetap melayani Saul, lalu ketika Saul mati maka saat itulah Daud naik menjadi raja Israel (2 Sam. 2:7). Daud percaya bahwa waktu Tuhan bukanlah waktu manusia. Tuhan memiliki rancangan-Nya sendiri di dalam waktu-Nya bagi manusia.

            Nantikanlah waktu Tuhan lalu bertindaklah! Apa yang bisa kita teladani dari sikap Daud ini? Kita harus belajar untuk lebih bersabar dan tidak terburu-buru atau tergesa-gesa. Justru di dalam kesabaranlah Daud menyatakan otoritas Allah atas hidupnya. Daud percaya bahwa Allah sudah memilihnya maka Allah pasti akan memberikannya juga. Daud percaya akan janji dan pengurapan itu bahkan ketika situasi tampak sangat buruk. Daud tetap menunggu waktu Tuhan. Menunggu merupakan bagian terpenting juga di dalam kepemimpinan. Kita harus tahu kapan harus bertindak dengan berani dan kapan harus menunggu dengan sabar.

             Daud dapat menjadi teladan yang sangat baik dalam mentaati waktu Tuhan dan dengan sabar membiarkan Tuhan melaksanakan tujuan-Nya pada waktu-Nya sendiri dan dengan sabar pula menunggu sampai waktu-Nya tiba. Orang percaya harus belajar menunggu waktu Tuhan yang sempurna dalam hidupnya. tidak boleh menyerah, resah atau iri hati saat orang-orang jahat berhasil dalam skema jahat mereka. Namun, orang percaya harus mempercayakan segala sesuatu untuk kedaulatan Allah, mempercayakan segala sesuatu di dalam kontrol Allah. Dan harus percaya juga bahwa semuanya akan indah pada waktu Tuhan yang sempurna.

Doa : Ya, Tuhan kuatlah hati hambamu ini, sehingga tetap mampu menantikan waktu-Mu.


Post a Comment for "Percayalah Pada Waktu TUHAN | Renungan Motivasi Kristen"