Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menjadi Garam dan Terang Di Media Sosial | Renungan Motivasi Kristen

motivasikristen.com

Syalom sahabat pembaca motivasi Kristen, bagaimana kabar anda saat ini? Harapan saya  kiranya kita semua tetap diberkati oleh Tuhan Yesus.

Memulai tulisan saya saat ini, saya ingin kita menjawab suatu pertanyaan berikut ini. Seberapa lamakah kita habiskan waktu untuk bermain media sosial dalam sehari? Anda yang lebih tahu jawaban anda, namun saya secara tegas saya berani katakan lebih dari 7-9 jam perhari.  Facebook, twiter, instagram, bahkan youtube mungkin telah menjadi teman dekat anda sampai saat ini.

Lalu apakah anda pernah menyesali aktivitas tersebut? Jika anda merasakan seperti itu maka saatnya tinggalkan aktivitas seperti itu, jika yang dilakukan oleh anda adalah suatu kebaikan dan penghasilan, maka tidak menjadi suatu masalah, namun jika hal itu dilakukan sebagai suatu ujaran kebencian dan aktivitas yang tidak penting maka segeralah berhenti.

Media sosial (medsos) sering dikonotasikan sebagai sesuatu yang negatif. Bagi mereka yang tidak setuju dengan penggunaannya, medsos adalah sesuatu yang buruk. Bagi mereka, medsos membuat orang menjadi tidak produktif dan hanya mengerjakan hal yang sia-sia. Akan tetapi, benarkah medsos adalah sesuatu yang buruk? Benarkah memakai medsos adalah hal yang sia-sia? Sesuatu yang sia-sia adalah ketika kita melakukan sesuatu tanpa ada manfaatnya. Segala sesuatu adalah kesia-siaan jika tidak bermanfaat bagi siapapun.

Lantas apakah yang harus dilakukan oleh kita sebagai orang Kristen dalam menanggapi kemajuan teknologi dalam hal ini bermedia sosial? Salah satu tujuan utama untuk bermedsos adalah menjadi garam dan terang. Maksud dari menjadi garam dan terang adalah kita mampu memuliakan nama Tuhan lewat semua media sosial yang kita pakai. Menjadi garam dan terang sama seperti yang di jelaskan Dalam kitab 1 Korintus 10:31 Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

Melalui medsos kita hendaknya berbagi sesuatu yang baik dan benar, bukan hanya sekedar membuat status yang tidak jelas manfaatnya. Medsos saat ini sudah menjadi sarana utama seseorang untuk berkomunikasi dan mengenal seseorang. Walaupun ada yang memakai nama palsu dan anonim di medsos, namun setiap orang akan menilai kita dari apa yang kita tulis dan nyatakan. Ketika kita sudah menjadi murid Kristus, maka medsos kita seharusnya mewakili siapa kita sebenarnya.

Tidak ada lagi alasan bagi kita untuk sibuk sendiri dan tidak memberikan waktu untuk berbuat sesuatu yang baik bagi sesama dan bangsa ini. Semua menjadi mungkin jika kita manfaatkan medsos kita dengan baik. Kita bisa menjadi garam yang menggarami dan terang yang menerangi melalui medsos, bukan hanya bagi mereka yang seiman dengan kita, tetapi juga bagi mereka yang tidak seiman dengan kita. Apalagi, usaha-usaha perusakan moral dan mental secara masif terus terjadi di medsos.

Karena itu, marilah kita jadikan medsos sebagai sarana untuk menyatakan kebaikan dan kebenaran dan memuliakan Tuhan. Janganlah kita menjadi alergi dengan medsos dan takut akan jatuh dalam dosa karena internet, tetapi taklukkan dan jadikanlah itu sarana untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran. Mari memuliakan Tuhan melalui media sosial kita. Tuhan memberkati.


Post a Comment for "Menjadi Garam dan Terang Di Media Sosial | Renungan Motivasi Kristen "